Cara Menanam Bawang Putih di Polybag

Bawang putih merupakan jenis tanaman yang belum banyak ditanam di Indonesia. Padahal tanaman ini ternyata dapat ditanam dengan polybag. Cara menanam bawang putih dalam polybag juga tergolong praktis dan tidak memerlukan perawatan yang rumit. Jika Anda memiliki lahan yang tersisa untuk menanam, maka tidak ada salahnya untuk mencoba menanam bawang putih. Nantinya hasilnya dapat digunakan sendiri atau dijual sebagai bisnis sampingan.

Bawah Putih di Polybag

Cara Menanam Bawang Putih di Polybag

Menentukan Waktu Tanam

  • Hal pertama yang perlu dilakukan untuk cara menanam bawang putih di dalam polybag adalah menentukan waktu menanam. Hal ini akan sangat berpengaruh terhadap tingkat keberhasilan budidaya bawang putih tersebut. Waktu yang tepat untuk menanam bawang putih adalah saat musim kemarau. Kadar air yang terlalu banyak saat musim penghujan dapat menyebabkan tanaman mudah busuk.

Siapkan Media Tanam

  • Setelah menentukan waktu penanaman, hal pertama yang harus dilakukan adalah membuat media tanam dari campuran tanah, pasir, dan kompos dengan perbandingan 1:1:1. Setelah tercampur, letakkan media tanah ke dalam polybag. Usahakan untuk memilih tanah yang gembur atau bukan tanah liat. Jenis pupuk yang digunakan sebaiknya juga pupuk alami agar tanah lebih sehat dan memberikan nutrisi yang baik untuk

Pembibitan dan Penanaman

  • Untuk mendapatkan tanaman bawang putih yang sudah berkecambah, caranya kupas bawang putih kemudian letakkan di dalam kulkas sekitar 2 minggu sampai berkecambah. Setelah itu, tanamlah di polybag. Atau bawang dapat ditanam langsung di polybag dan menunggu sampai tumbuh tunas. Tingkat kedalaman tanah di dalam polybag untuk menanam bawang putih juga perlu diperhatikan.
  • Untuk bawang yang belum berkecambah sebaiknya ditanam dengan kedalaman sekitar 2 – 3 cm dari atas permukaan tanah di polybag. Selain itu, perhatikan juga ujung runcing tanaman bawang tersebut. Pastikan bawang ditanam dengan ujung runcing yang menghadap ke atas. Setelah proses penanaman selesai, tahap selanjutnya adalah melakukan perawatan rutin. Bawang memerlukan perawatan agar tanaman dapat tumbuh dengan baik meliputi penyiraman secara rutin dan pemupukan secara berkala.

 

Penyiraman dan Pemupukan

Bawang putih yang sudah ditanam perlu disiram secara rutin tetapi tidak berlebihan. Siram tanaman tersebut sewajarnya saja. Jangan biarkan tanaman bawang putih yang sudah Anda rawat selama ini mengering hanya karena kekurangan air. Tetapi tanaman juga tidak boleh terlalu basah karena dapat menyebabkan tanaman menjadi busuk.

Penyiraman dapat dilakukan secara rutin 2 kali sehari yakni setiap pagi dan sore. Jaga agar tanah tetap lembab tetapi jangan sampai becek karena dapat menyebabkan tanaman bawang menjadi cepat kuning dan membusuk. Jadi, porsi air yang diberikan harus pas. Selanjutnya pada tahap pemupukan, Anda dapat menggunakan pupuk NPK atau pupuk kandar setiap seminggu sekali dengan kadar yang sesuai.

Untuk intensitas pencahayaan tanaman, bawang putih sebaiknya diletakkan di lokasi yang mendapatkan sinar matahari langsung supaya dapat tumbuh secara optimal. Jika tanaman menunjukkan gejala yang kurang sehat, Anda perlu melakukan perawatan dan membasmi hama yang merusak tanaman.

Karena bawang putih ditanam dengan polybag, Anda dapat memanfaatkan area pekarangan rumah untuk lokasi bercocok tanam. Ketika tanaman bawang sudah tumbuh subur dan berumur sekitar 100 hari. bawang putih sudah dapat dipanen dan dilihat hasilnya. Setelah semua proses cara menanam bawang putih dalam polybag sudah Anda lakukan, tentunya memanen bawang putih menjadi momen yang cukup menegangkan sekaligus menggembirakan.

Setelah dipanen, pastikan untuk menjembur bawang tersebut agar tidak mudah busuk dan tahan lama. Hal ini biasanya dilakukan oleh para petani agar hasil panen bawang putih mereka tidak berjamur akibat terlalu lembab. Menjemur dapat mengurangi kadar air yang terdapat di dalam bawang putih. Artikel ini dipersembahkan oleh tim penulis TaniMuda.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *